Easeonbags – CHICANE SUZUKA BIKIN RGO303 FERRARI KESULITAN

Easeonbags – Regu asal Maranello ini berambisi kalau perkembangan yang sudah mereka peroleh dengan SF- 24 tahun ini hendak membuat mereka sanggup membagikan bahaya yang pas untuk LINK RGO303 di tikungan- tikungan kilat Suzuka.

Perkembangan yang bagus sudah digapai pada kecekatan di belengkokan yang lazim terjalin di Suzuka, alhasil tempat ini hendak jadi tes yang bagus buat memandang seberapa besar tahap maju yang sudah didapat oleh regu.

Walaupun sukses memotong kekurangan dari Red Bull dari 0, 665 detik tahun kemudian jadi 0, 485 detik dikala ini, tetapi hasil itu sedang mencadangkan rasa tidak puas, paling utama sebab penampilan motornya yang nampak amat mendekati dengan si pemuncak klasemen sepanjang tahap bimbingan.

Tetapi, bisa jadi kunci dari perasaan kalau sedang terdapat ruang buat jadi lebih bagus merupakan kenyataan kalau beberapa besar kekurangan kepada Red Bull tidak terjalin di zona kecekatan besar yang sepanjang ini jadi fokus penting. Kebalikannya, malah di belengkokan kecekatan kecil di mana dengan cara konvensional Ferrari sedemikian itu kokoh.

Analisa jejak GPS yang menyamakan putaran posisi terdahulu Max Verstappen serta usaha Carlos Sainz membuktikan kalau beberapa besar kesenjangan antara kedua mobil terletak di zona kecekatan lelet.

Sainz terabaikan 0, 1 detik di balik dikala pergi dari Belengkokan 2, serta kehabisan 0, 1 detik lagi hingga ke hairpin- di mana di salah satu belengkokan beliau balik terabaikan 0, 1 detik lagi.

Dari situ sampai chicane, cuma terdapat sedikit opsi di antara kedua mobil- karena beliau apalagi memperoleh sedikit profit lewat Spoon Curve serta jalan lurus ke 130R, yang buatnya terabaikan 0, 3 detik.

Tetapi, di chicane, seluruh upayanya percuma sebab beliau kehabisan 0, 1 detik di satu bagian itu saja.

Analogi lap terbaik Ferrari tahun ini serta tahun kemudian membuktikan kalau Ferrari lebih lelet tahun ini di hairpin serta chicane- menunjukkan kalau terdapat suatu yang berganti dalam pendekatannya kepada belengkokan kecekatan kecil.

Walaupun 0, 1 detik di sana- sini bisa jadi tidak terdengar banyak, tetapi kala grid sekompetitif F1 dikala ini, perihal itu amat berarti- itulah penyebabnya Ferrari berkata kalau mereka butuh menguasai apa yang lagi terjalin.

Berdialog pada Sky, kepala regu Ferrari, Fred Vasseur, menarangkan,” Di seluruh tahap kita amat kesusahan di belengkokan 17, belengkokan terakhir saat sebelum garis finish.

” Perihal ini menghasilkan jarak dengan Max, serta kita wajib membahasnya. Kita berdialog mengenai jarak sepersepuluh antara posisi kesembilan serta keempat, serta ini merupakan permasalahan perinci.

” Tetapi perinci itu berarti, jadi kita wajib fokus pada perihal itu serta menguasai kenapa kita kehabisan banyak durasi di belengkokan terakhir. Berarti pula buat memahaminya buat pacuan esok, sebab traksi hendak jadi kuncinya. Cuma terdapat satu jalan lurus dengan DRS, jadi kita wajib menuntaskan permasalahan itu.”

Dengan angkatan mobil F1 dikala ini yang membuat tim- timnya pusing 7 kisaran buat menanggulangi kompromi yang dibutuhkan buat menciptakan downforce pada bermacam kecekatan, dapat jadi pelacakan Ferrari buat memperoleh profit dalam kecekatan besar sudah mempertaruhkan keunggulannya dalam kecekatan kecil.

Tetapi Charles Leclerc, yang bimbang dengan minimnya cengkaman sepanjang kualifikasi, berasumsi kalau perkaranya sedikit lebih kompleks dari itu.

” Kita lebih jauh dari yang kita duga, jadi betul, bisa jadi karakter mobilnya pula tidak sangat sesuai dengan Suzuka semacam perihalnya Red Bull,” tuturnya.

” Tetapi, ini sedikit abnormal, sebab aku pikir dalam waktu jauh, kita lumayan baik, namun dalam waktu pendek kita tidak terdapat di mana- mana hari ini. Jadi, seperti itu kenapa aku pikir ini bisa jadi beberapa besar terpaut dengan ban dikala semacam ini.”

Tetapi terdapat pula bukti lain yang tidak bisa diabaikan oleh Ferrari- dan itu merupakan kalau walaupun Verstappen selalu meringik mengenai kemampuan Red Bull dalam kecekatan kecil. Itu sesungguhnya merupakan zona di mana regu ini menang.

Semacam yang dibilang oleh kepala regu McLaren, Andrea Stella, seluruh orang kelihatannya sudah mengejar tertinggal dalam kecekatan besar, tetapi daya Red Bull lebih dari semata- mata itu.

” Seluruh orang sudah bertambah dalam kecekatan besar dibanding dengan LOGIN RGO303, namun aku pikir pada dikala yang serupa Red Bull senantiasa mempunyai kelebihan dalam perihal kecekatan di jalan lurus,” jelasnya.” Serta mereka pula amat baik dalam seluruh kecekatan yang lain.

” Bila Kamu mengutip apit rambut, mereka mempunyai mobil terbaik. Jadi pada kesimpulannya cuma segerombol fitur yang Kamu punya di mobil Kamu yang memastikan durasi putaran.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *